Avenxor merancang dan mengirim software operasional untuk organisasi yang butuh internal tools-nya reliable, auditable, dan bisa di-maintain bertahun-tahun — bukan dashboard sekali pakai yang harus dibangun ulang tiap pergantian pimpinan. Pekerjaan kami mencakup MRP dan perencanaan manufaktur, manajemen proyek dan procurement, portal admin, sistem workflow rumah sakit dan laboratorium, dashboard central monitoring yang mengagregasi telemetri perangkat embedded, dan lapisan integrasi yang menghubungkan hardware legacy ke API modern. Kami membangun dengan Next.js, TypeScript, PostgreSQL, dan Docker di sisi platform, dan HL7 FHIR, DICOM, serta SDC / IEEE 11073 di sisi interoperabilitas medis. Arsitektur mengikuti pola membosankan yang menua dengan baik: API typed, migration di version control, observability sejak hari pertama, role-based access sesuai workflow operasional. Setiap platform dilengkapi script deployment, runbook untuk tim on-call, model data terdokumentasi, dan maintenance window yang diukur dalam tahun — sehingga software tetap berguna lama setelah engagement awal selesai, tanpa perlu tim aslinya di ruangan untuk menjaganya tetap hidup.
Software operasional jenis apa saja yang Avenxor bangun?
MRP dan perencanaan manufaktur, manajemen proyek dan procurement, sistem workflow rumah sakit dan laboratorium, dashboard central monitoring untuk armada perangkat embedded, portal admin, dan lapisan integrasi yang menghubungkan hardware legacy ke API modern.
Stack apa yang biasanya Anda pakai?
Next.js dengan TypeScript, PostgreSQL, Docker, Resend atau SMTP untuk email transaksional, Supabase atau self-hosted auth, dan API layer typed (tRPC atau OpenAPI generated). Di sisi medis: HL7 FHIR, DICOM, IEEE 11073 / SDC jika relevan.
Bagaimana penanganan interoperabilitas medis (HL7, DICOM, SDC)?
Kami memetakan data perangkat dan klinis ke resource HL7 FHIR, merender DICOM jika imaging penting, dan menggunakan IEEE 11073 / SDC untuk komunikasi perangkat live di ruang operasi. Avenxor sudah mengirim ini di sisi perangkat embedded maupun software yang mengonsumsinya.
Apakah software-nya masih bisa di-maintain setelah Avenxor selesai?
Ya — itu deliverable eksplisit. Setiap platform dilengkapi migration version-controlled, model data terdokumentasi, script deployment, runbook untuk tim on-call, dan maintenance window yang diukur dalam tahun. Tim berikutnya bisa take over tanpa kami.
Apakah Avenxor melakukan support dan maintenance setelah launch?
Opsional, dengan maintenance window tetap. Banyak klien menjalankan software-nya sendiri setelah handover dan hanya memanggil kami kembali untuk fitur besar atau platform upgrade; klien lain mempertahankan kami sebagai tim on-call. Keduanya valid.
Bisakah berintegrasi dengan sistem existing (ERP, sistem informasi rumah sakit, broker IoT)?
Bisa. Kami rutin mengintegrasikan dengan SAP, Odoo, sistem informasi rumah sakit via HL7 FHIR, PACS via DICOM, dan broker IoT (MQTT, OPC UA) untuk telemetri industri. Lapisan integrasi adalah first-class citizen dalam arsitektur, bukan tambahan belakangan.
Punya tantangan desain perangkat lunak?
Mari bicara.
Sebagian besar engagement dimulai dengan call 30 menit. Ceritakan masalahnya — kami akan jujur apakah kami tim yang tepat.